Sunday, April 20, 2014

Cetak Cetak

Flukonazole*

August 20, 2010 by windhi kresnawati · Leave a Comment 

(candipar, cryptal, diflucan, flucoral, fluids, funzela, govazol, kifluzol, zemyc)

Flukonazole adalah antijamur pilihan dalam golongan imidazole. Jenis imidazole lainnya dapat digunakan sebagai alternatif.

Indikasi    : infeksi jamur sistemik seperti histoplasmosis, coccidiomycosis non-meningeal, paracoccidiomyosis, blastomycosis, pengobatan infeksi jamur pada penderita AIDS dan pasien imunokompromise lainnya, pencegahan infeksi cryptococcal meningitis, kandidiasis esophagus dan orofaringeal, kandidiasis vaginal, kandidiasis sistemik, penyakit jamur kulit dimana pengobatan topical sudah gagal.

Kontraindikasi  : gangguan fungsi ginjal, kehamilan dan menyusui, gangguan fungsi hati, pasien dengan interval QT memanjang.

Dosis :

-          Infeksi jamur sistemik (diminum atau melalui injeksi intravena)

  • Dewasa : 200 mg perhari sekurang-kurangnya selama 6 bulan.
  • Anak diatas 2 tahun : 3-6 mg/kg perhari sekurang-kurangnya selama 6 bulan.

-          Cryptococcal meningitis (diminum atau melalui injeksi intravena), setelah therapy Amphotericin B.

  • Dewasa : 800 mg perhari selama 2 hari dilanjutkan dengan 400 mg perhari selama 8 minggu.
  • Anak : 6-12 mg/kg perhari selama 8 minggu (pada bayi baru lahir pemberian setiap 72 jam sampai usia dua minggu, atau setiap 48 jam usia 2-4 minggu)

-          Pencegahan kekambuhan Cryptococcal meningitis pada pasien AIDS setelah selesai terapi:

  • Dewasa : 200 mg perhari peroral, 100-200 mg perhari melalui injeksi intravena.

-          Kandidiasis sistemik pada pasien yang tidak dapat diberikan amphoterisin B :

  • Dewasa : 400mg dosis awal, dilanjutkan dengan 200 mg perhari selama 4 minggu.
  • Anak : 6-12 mg/kg perhari (pada bayi baru lahir pemberian setiap 72 jam sampai usia dua minggu dan setiap 48 jam usia 2-4 minggu)

-          Kandidosis esofagus dan orofaringeal:

  • Dewasa : 200mg sebagai dosis awal, dilanjutkan 100 mg perhari sampai gejala sembuh.dapat ditingkatkan sampai 400 mg perhari infeksi berat yang resisten.
  • Anak : 3-6 mg/kg pada hari pertama dilanjutkan 3mg/kg perhari (pada bayi baru lahir pemberian setiap 72 jam sampai usia dua minggu, atau setiap 48 jam usia 2-4 minggu)

-          Kandidiasis vaginal :

  • Dewasa : 150 mg sebagai dosis tunggal (sekali minum)

-          Pencegahan terhadap infeksi jamur pada pasien imunokompromise (diminum atau melalui injeksi intravena)

  • Dewasa : 50-400 mgperhari disesuaikan dengan faktor risiko. Mulailah terapi saat diketahui keadaan neutropenia, dan dilanjutkan sampai 7 hari setelah hitung neutrofil mencapai angka normal.
  • Anak : 3-12 mg/kg perhari berdasarkan lamanya neutropenia, maksimum 400mg perhari. (pada bayi baru lahir pemberian setiap 72 jam sampai usia dua minggu, atau setiap 48 jam usia 2-4 minggu)

Sediaan     :

-          Kapsul 50mg

-          Injeksi : 2mg/ml, vial

-          Syrup : 50mg/5ml

Interaksi obat:

lihat tabel interaksi obat golongan triazole

Efek Samping    : mual,muntah,nyeri perut, kmbung, buang-buang angin, sakit kepala, gangguan pengecapan, gangguan hati, pusing, kejang, kbotakan, gatal-gatal, ruam, reaksi alergi, hiperlipidemia, hipokalemia, leukopenia, trombositopenia.

Share on Facebook


*