Monday, September 1, 2014

Cetak Cetak

Klorokuin**

August 20, 2010 by windhi kresnawati · Leave a Comment 

(Malarex, Resochin, Riboquin)

Indikasi     : terapi apda malaria akut yang disebabkan oleh P.malariae, P.vivaks, P. ovale, digunakan juga untuk pencegahan malaria.

Perhatian : apabila pasien nampak sakit berat meski telah diterapi dengan klorokuin, curigai resistensi dan berikan kina intravena. Hati-hati penggunaan pada gangguan fungsi hati dan ginjal. Dapat memicu kekambuhan psoriasis, gangguan saraf, memicu myasthenia gravis, gangguan pencernaan yang berat, defisiensi G6PD. Hindari pemakaian bersamaan dengan obat-obatan yang berpotensi merusak hati.

Kehamilan : pada kehamilan trimester pertama dan ketiga : pertimbangkan keuntungan pengobatan dari efek sampingnya.

Menyusui : jumlah yang melalui ASI sangat sedikit pada penggunaan untuk profilaksis.

Dosis :

Dewasa dan anak : dosis awal 10 mg/kg, dilanjutkan dengan 5 mg/kg 6-8 jam kemudian, lalu 5 mg/kg perhari untuk 2 hari selanjutnya, atau

10 mg/kg perhari selama dua hari dilanjutkan 5 mg/kg di hari ketiga.

Dikonsumsi setelah makan untuk menghindari mual.

Sediaan      :

-          Syrup 50mg/5 ml

-          Tablet 100 mg, 150 mg

Efek Samping :

Sakit kepala, gangguan pencernaan, kejang, gangguan penglihatan, rambut rontok, gatal-gatal, penekanan aktivitas sumsum tulang, blok atrioventrikular.

Interaksi obat :

-          Antacid : menurunkan penyerapan klorokuin

-          Artemeter : pabrik arthemeter tidak menganjurkan penggunaan bersamaan.

-          Carbamazepine : meningkatkan risiko kejang

-          Siklosporin : meningkatkan kadar siklosporin, meningkatkan risiko toksisitas

-          Digoxin : kemungkinan meningkatkan kadar digoxin

-          Ethosuximide : meningkatkan risiko kejang

-          Mefloquin : meningkatkan risiko kejang

-          Neostigmine : klorokuin meningkatkan risiko gejala myasthenia gravis dan menurunkan efek neostigmine.

-          Fenitoin : meningkatkan risiko kejang

-          Prazikuantel : menurunkan kadar prazikuantel

-          Pyridostigmine : klorokuin meningkatkan risiko gejala myasthenia gravis dan menurunkan efek pyridostigmine.

-          Quinidine : meningkatkan risiko aritmia

-          Kina : meningkatkan risiko aritmia

-          Asam valproat : meningkatkan risiko kejang

Share on Facebook


*