Sunday, November 23, 2014

Cetak Cetak

Kina**

August 20, 2010 by windhi kresnawati · Leave a Comment 

Indikasi     : untuk terapi malaria yang multi-resisten, digunakan tunggal atau kombinasi dengan obat lain.

Perhatian : dapat menyebabkan gangguan jantung : fibrilasi atrial, gangguan konduksi, blok, kardiotoksisitas. Gangguan gula darah dan elektrolit. Kurangi dosis pada pasien dengan gangguan ginjal.

Kehamilan : dapat menyebabkan cacat janin pada kehamilan 3 bulan pertama, namun terapi dilakukan mempertimbangkan untung-rugi dari efek penyakit malaria.

Menyusui : dapat melalui ASI, monitor efek samping pada bayi. Pada bayi dengan defisiensi G6PD dapat mengalami hemolitik.

Kontraindikasi : hemoglobinuria, neuritis optic, tinnitus, myasthenia gravis.

Dosis :

Catatan : 100 mg kina (basa anhidrat) = 169 mg kina bisulfate = 122 mg kina dihidroklorid = 121 mg kina sulfat.

Terapi untuk malaria falciparum multiresisten :

-          Dewasa : 600 mg (kina sulfat) setiap 8 jam selama 3, 7 atau 10 hari.

-          Anak : 10 mg/kg (kina sulfat) setiap 8 jam selama 3, 7 atau 10 hari.

Lama pengobatan tergantung dari pola resistensi di daerah tersebut dan apakah dikombinasi dengan obat antimalaria lainnya. Apabila dalam waktu kurang dari satu jam, obat dimuntahkan maka dosis yang sama harus diberikan kembali.

Terapi untuk malaria falciparum yang tidak mampu mengkonsumsi obat peroral (Melalui infuse intravena lambat (4 jam)) :

-          Dewasa : dosis awal 20 mg/kg (kina dihidroklorid) dilanjutkan 10 mg/kg setiap 8 jam.

-          Anak : dosis awal 20 mg/kg (kina dihidroklorid), dilanjutkan 10 mg/kg setiap 12 jam.

-          Dosis awal harus diturunkan setengahnya apabila pasien telah menerima kina atau meflokuin dalam kurun waktu 12-24 jam sebelumnya.

-          Pelarutan kina harus dilakukan dengan hati-hati dan dengan cara yang telah ditentukan dalam petunjuk pabrik. Apabila sediaan infuse tidak tersedia, dapat diberikan intramuscular dengan pelarutan yang sesuai aturan.

Sediaan      :

-          Injeksi 300 mg kina hidroklorid/ml dalam 2 ml ampul.

-          Tablet 300 mg (kina sulfat) atau 300 mg kina bisulfate.

-          Euchinin 100 mg untuk anak-anak.

Efek Samping :

Kinkonism (tinnitus =telinga berdengung, sakit kepala, penglihatan terganggu, kebutaan sementara, gangguan pendengaran, mual, diare, kemerahan di kulit, ruam, kebingungan), reaksi hipersensitivitas. Jarang : perdarahan, asma, hipoglikemia, kerusakan ginjal, gangguan darah, gangguan jantung, saluran cerna, susunan saraf pusat. Pada keracunan kina perlu bantuan medis segera.

Interaksi obat :

-          Arthemeter : meningkatkan risiko aritmia ventricular, pabrik pembuat arthemeter tidak menganjurkan penggunaan bersamaan.

-          Klorokuin : meningkatkan risiko aritmia ventricular

-          Digoxin : meningkatkan kadar digoxin

-          Mefloquine : meningkatkan risiko kejang.

-          Suxamethonium : meningkatkan efek suxamethonium

Share on Facebook


CAPTCHA Image
*