Monday, October 20, 2014

Cetak Cetak

Metformin hydrochloride*

August 20, 2010 by windhi kresnawati · Leave a Comment 

(Adecco, Benofomin, Diabex, Diafac, Eraphage, Forbetes, Formell, Gliformin, Glikos, Glucofor, Glucophage, Glukotika, Gludepatic, Glumin, Glunor, Gradiab, Methformyl, Methpica, Metphar, Nevox, Reglus, Zendiab, Zumamet)

Indikasi : diabetes mellitus, polikistik ovarium (di luar indikasi yang tertulis).

Perhatian : lihat catatan tentang biguanid di atas, perlu dilakukan pemeriksaan fungsi ginjal sebelum terapi dan 1-2 kali pertahun (pemeriksaan dilakukan lebih sering pada lanjut usia atau terdapat gangguan kesadaran). Metformin sangat potensial menimbulkan asidosis laktat pada pasien dengan gangguan ginjal.

Kontraindikasi : ketoasidosis, pasien yang menggunakan iodium sebagai kontras pada pemeriksaan rontgen (harus menunggu sampai fungsi ginjal kembali normal), pasien yang dalam pembiusan umum (lewatkan dosis metformin dipagi hari sebelum pembedahan, dan dapat diberikan kembali saat fungsi ginjal kembali normal.

Kehamilan : digunakan pada diabetes gestational (diabetes karena kehamilan) maupun kehamilan pada pengidap diabetes. Namun demikian pabrik pembuatnya menganjurkan untuk menghindari penggunaannya pada wanita hamil.

Menyusui : Dapat digunakan pada wanita menyusui.  Namun demikian pabrik pembuatnya menganjurkan untuk menghindari penggunaannya pada wanita menyusui.

Efek samping : mual, muntah, tidak nafsu makan, diare, nyeri perut, gangguan pengecapan, sangt jarang : asidosis laktat, menurunkan penyerapan vitamin B12, kulit kemerahan, gatal-gatal, urtikaria, pernah juga dilaporkan kejadian hepatitis.

Dosis

-          Diabetes mellitus : Dewasa dan anak diatas 10 tahun, dosis awal 500 mg bersamaan dengan makan pagi setidaknya selama satu minggu, kemudian ditingkatkan menjadi 500 mg setiap makan pagi dan makan siang setidaknya 1 minggu, kemudian ditingkatkan 500 mg setiap makan pagi, makan siang, dan makan malam. Maksimal 2 gram perhari dengan dosis terbagi.

-          Polikistik ovarium (bukan indikasi legal) : dosis awal 500 mg bersamaan dengan makan pagi selama 1 minggu, kemudian 500 mg bersamaan dengan makan pagi dan makan malam sela 1 minggu, kemudian 1.5-1.7 gram perhari terbagi dalam 2-3 dosis.

Sediaan :

Tablet 500 mg

Share on Facebook


*