Wednesday, October 22, 2014

Cetak Cetak

ATROPIN** (tetes mata)

August 23, 2010 by windhi kresnawati · Leave a Comment 

Indikasi: radang iris, radang uvea, prosedur pemeriksaan refraksi, keracunan organofosfat

Kontra Indikasi: galukoma sudut tertutup

Perhatian: dapat memicu serangan akut glaucoma sudut tertutup, khususnya pada lansia. Pada bayi <3 bulan lebih dianjurkan penggunaan salep karena sediaan tetes mata atropin berisiko menimbulkan efek sistemik. Setelah menggunakan obat ini, hindari aktivitas yang memerlukan keterampilan seperti menyetir atau mengoperasikan mesin tertentu sampai penglihatan kembali jelas.

Cara Penggunaan:

Prosedur pemeriksaan refraksi

  • Dewasa: 1 tetes (larutan 1%) 2x sehari sebelum prosedur pemeriksaan refraksi, ATAU sekali 1 tetes larutan 1% 1 jam sebelum pemeriksaan.
  • 3 bulan-1 tahun: 1 tetes (larutan 0.1%) 2x sehari sebelum prosedur pemeriksaan refraksi DAN 1 tetes berikutnya 1 jam sebelum pemeriksaan.
  • 1-5 tahun: 1 tetes (larutan 0.1%-0.5%) 2x sehari sebelum prosedur pemeriksaan refraksi DAN 1 tetes berikutnya 1 jam sebelum pemeriksaan.
  • >5 tahun: 1 tetes (larutan 0.5%-1%) 2x sehari sebelum prosedur pemeriksaan refraksi DAN 1 tetes berikutnya 1 jam sebelum pemeriksaan.

Radang iris, radang uvea

  • Dewasa: 1 tetes (larutan 0.5% atau 1%) hingga 4x sehari
  • Anak: 1 tetes (larutan 0.5% atau 1%) hingga 3x sehari

Efek Samping: peningkatan tekanan dalam bola mata, iritasi local, mata memerah, sembab, konjungtivitis (untuk pemakaian lama), dermatitis kontak, keracunan sistemik (pada lansia dan usia sangat muda).

Sediaan: larutan tetes mata atropin sulfat 0.1%, 0.5%, dan 1%.

Share on Facebook


*