Tuesday, September 2, 2014

Cetak Cetak

Bagaimana Mengajar Anak untuk Menulis

July 4, 2011 by windhi kresnawati · Leave a Comment 

Tahap Awal Menulis

Banyak anak-anak yang mulai belajar menulis jauh sebelum mereka memasuki sekolah, sebagai bagian dari bahasa di dalam lingkungan kita. Mereka dikelilingi dengan berbagai macam tulisan: rambu lalu lintas, bungkus makanan, buku, majalah, dan katalog. Kata-kata saling berhubungan dan kita hanya menggunakan kata-kata tersebut sebagai alat pengikat tertentu. Hal yang sama, terutama di rumah di mana orang di rumah tersebut sering menulis, anak-anak belajar menuli dengan melihat dan mengikuti apa yang kita tulis.

Memunculkan Rasa Percaya Diri

Sebelum anak anda menulis, tentukan terlebih dahulu apa (kata) yang ia ingin tulis. Setelah itu baru anak anda diajak untuk menulis. Dua kunci utama dalam menulis, merencanakan dan menulis, diajarkan dan dilatih secara konsisten selama tahun-tahun pertama kehidupan mereka.  Sangat penting untuk anak-anak untuk menguasai kemampuan menulis mereka termasuk di dalamnya mengeja, menulis tangan dan penggunaan tanda baca. Dengan memiliki kemampuan ini, menjadi memungkinkan buat anak untuk mengekspresikan pendapat mereka dalam kata-kata. Jika kemampuan menulis tangan tidak berkembang, kecepatan anak dalam menulis menjadi lambat, dikarenkan mereka harus berhenti dahulu menulis, untuk memeriksa ejaan mereka sudah benar atau belum.

Sayangnya, orang tua sering melihat kesalahan (anak) dalam menulis, sehingga terlalu khawatir ketika ejaan salah, tulisan tidak rapi, atau ada tanda baca yang tidak tertulis. Anak anda, terutama di tahap awal, masih mengalami kesulitan untuk tetap fokus untuk berbagai macam hal dalam satu waktu. Jangan khawatir jika di awal tahap belajar menulis kita menemukan kesalahan-kesalahan, bacalah dengan penuh perhatian apa yang sebenernya anak anda ingin ungkapkan dalam tulisan. Cobalah mencari bagian yang baik dari tulisa itu dan berikan pujian: bisa saja memberikan pujian karena akhir cerita yang baik, atau deskripsi yang jelas. Jika anak menggunakan kata-kata yang luar biasa, anda juga harus memujinya; walaupun mereka menggunakan kata tersebut dalam tata bahasa yang salah.

Tentu saja, penting untuk anak untuk belajar menulis dengan benar pada akhirnya.  Berikan koreksi pada sebagian – tidak semuanya – kesalahan yang dibuat dalam menulis. Gunakan permainan untuk melatih kata-kata yang harus dipelajari untuk mendorong anak untuk mendengar kata-kata tersebut dengan teliti dan mencari pola dari huruf-huruf untuk kata-kata tersebut.

Perencanaan

Anak kecil biasanya menulis mengenai subyek yang menarik bagi mereka, seperti berbicara dalam bentuk tulisan. Gaya menulis mereka adalah sesuai dengan perubahan pada kemampuan berbicara tersebut. Melalui pendengaran konstan bagaimana bahasa menulis berbeda dengan kemampuan berbicara, anak-anak mulai mengetahui kaidah menulis dan frase seperti “Pada suatu hari..” dan akan lebih sering menemukan struktur yang lebih formal ini pada tulisa mereka, nantinya. Anak-anak belajar untuk menggunakan paragraf dan bagaimana menyusun tulisan mereka dalam mebuat sebuah drama atau mengembangkan argumen.

Untuk memastikan bahwa perkembangan kemampuan menulis dalam cara yang lebih sistematis, banyak sekolah yang sudah mengikuti pedoman dari National Literacy Strategy,  termasuk di dalamanya puisi, tulisan fiksi dan non-fiksi, dalam setiap rencana belajarnya. Sebelum anak anda membuat tugas menulis, tanyakan pada mereka apa yang ingin mereka tulis. Kemudian berikan saran untuk membaca ulang apa yang mereka tulis, dan tanyakan diri mereka sednria: “apakah sudah terdengar benar?”(RK)

Share on Facebook


*