Thursday, April 24, 2014

Cetak Cetak

Mengenal Cairan Rehidrasi Oral

August 22, 2011 by windhi kresnawati · 1 Comment 

Cairan yang rehidrasi oral (CRO) adalah cairan yang mengandung elektrolit yang bertujuan menggantikan air dan elektrolit yang hilang akibat diare. Cairan rehidrasi oral tersedia dalam bentuk garam yang disebut oralit yang harus dilarutkan dengan air sebelum mengkonsumsinya. Berbagai CRO juga tersedia dalam bentuk cair yang langsung dapat diminum seperti pedialit dan renalit. Perbedaan sediaan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri.

Garam oralit yang tersedia dalam bentuk sachet lebih ringan dan mudah untuk didistribusikan dan dibawa namun memerlukan air bersih untuk melarutkannya, jika dilarutkan dengan air yang tidak higienis maka dapat memperparah diare. Oralit cukup awet untuk disimpan, dengan bentuk sediaan sekali pakai (1 sachet untuk satu gelas), oralit lebih efisien untuk dikonsumsi.

Cairan rehidrasi oral yang sudah berbentuk cair, lebih mudah untuk dikonsumsi anak, tidak memerlukan air tambahan karena siap dikonsumsi. Pada diare yang cukup sering, sediaan CRO ini menghemat waktu, karena orang tua tidak perlu membuat larutan oralit lagi. Kekurangan CRO jenis ini adalah sediaannya cair sehingga tidak ringan untuk dibawa. Kelebihan cairan yang tidak diminum tidak boleh digunakan lagi jika lebih dari 24 jam, hal ini membuat CRO cair menjadi kurang ekonomis.

Cairan rehidrasi oral yang dianjurkan untuk tatalaksana diare berbeda dengan minuman komersial yang mengandung elektrolit. Minuman komersial ber-ion atau mengandung elektrolit itu memiliki kadar elektrolit yang rendah dan tidak dapat mengejar kekurangan elektrolit akibat diare.

Oralit adalah salah satu yang terpenting harus ada didalam kotak P3K di rumah anda. Oralit adalah standar cairan rehidrasi oral yang dianjurkan WHO untuk tatalaksana diare di seluruh dunia.

Pemberian oralit kepada anak tidaklah selalu mudah, pertama oralit tidak memiliki rasa yang enak, kedua anak yang diare pada umumnya disertai mual, muntah dan nafsu makan yang menurun.

Cara pemberian oralit pada anak diare adalah dengan menyendoki sedikit demi sedikit setiap mencret. Jangan memaksa anak minum oralit dalam jumlah banyak dalam waktu singkat, hal ini dapat membuat anak marah dan menolak minum bahkan memuntahkannya. Bujuk anak untuk minum oralit beberapa sendok sesering anak mau.

Jumlah cairan yang dianjurkan adalah:

-          Usia < 2 tahun: 50-100 cc setiap diare cair

-          Usia > 2 tahun: 100-200 cc setiap diare cair

Anda dapat membuat larutan oralit sendiri di rumah dengan mencampurkan 1 sendok teh garam dapur, 8 sendok teh gula pasir dengan 1 liter air, maka didapatkan 5 gelas larutan oralit (@200 cc).(win)

Share on Facebook

Comments

One Response to “Mengenal Cairan Rehidrasi Oral”
  1. Novie Fairuz says:

    Saya dengar sekarang oralit juga tidak di recommend utk mengurangi diare?apa betul?mohon infonya..rgds-Novie


*