Monday, September 1, 2014

Cetak Cetak

Penyakit lama yang kembali marak: Batuk 100 hari

October 23, 2012 by admin · Leave a Comment 

Batuk seratus hari alias batuk rejan atau dalam bahasa kedokteran dikenal dengan pertusis adalah penyakit infeksi dengan gejala batuk yang hebat. Sebelum ditemukannya vaksinasi pertusis, pertusis merupakan penyakit yang sangat umum ditemukan pada anak. Pada tahun 1940-1945 terdapat sekitar 150.000 anak di Amerika Serikat menderita pertusis pertahun dan 8000 diantaranya meninggal dunia. Sejak ditemukan dan disebarluaskannya vaksinasi pertusis, angka kejadian dan kematian akibat pertusis berkurang sangat drastis. Pada tahun 70an angka kejadian pertusis menurun sampai 1000 pertahunnya. Di Negara-negara Eropa tercatat angka kejadian pertusis menurun dari 150 tiap 100.000 penduduk menjadi 1 tiap 100.000 penduduk pada periode sebelum dan sesudah ada vaksinasi. Seperti di Negara lainnya, kejadian pertusis di Indonesia juga menurun seiring meningkatkan cakupan imunisasi pertusis. Sebelum era imunisasi pertusis, sekitar 260.000 kasus pertusis yang tercatat setiap tahunnya dengan angka kematian mencapai 9000 jiwa. Angka kematian akibat pertusis menurun sampai 30 jiwa pertahun setelah pemerintah mencanangkan imunisasi wajib.

Imunisasi pertusis (yang lebih dikenal dengan DPT) menurunkan angka kesakitan dan kematian yang cukup bermakna. Meskipun demikian, beberapa tahun terakhir ini kejadian pertusis meningkat di berbagai Negara. Berdasarkan survey kesehatan di Amerika Serikat pada tahun 2010 tercatat 722 kasus pertusis, 931 kasus pada tahun 2011 dan sampai Juli 2012 tercatat 970 kasus. Meningkatnya angka pertusis juga terjadi di Negara Taiwan yaitu sekitar 63 kasus pada tahun 1993, 51 pada tahun 1994, 195 kasus pada tahun 2003 dan 193 kasus pada tahun 2004. Pada tahun 2002 di Indonesia tercatat 548 kasus pertusis dan bertambah setiap tahunnya menjadi 2060 kasus pada tahun 2006 dan 4350 kasus pada tahun 2007.

Meningkatnya kejadian pertusis tersebut disebabkan oleh maraknya gerakan antiimunisasi, menurunnya angka cakupan imunisasi, dan tidak dilakukannya ulangan DPT pada usia 18 bulan dan 5 tahun.

Sudah lengkapkah imunisasi DPT anak anda?

Bahan bacaan:

  1. Epidemiological shift in the prevalence of pertussis in Taiwan: implications for pertussis vaccination. http://jmm.sgmjournals.org/content/56/4/533.full.pdf
  2. Pertussis (whooping cough). http://www.immunizationinfo.org/vaccines/pertussis-whooping-cough
  3. Impact of anti-vaccine movements on pertussis control: the untold story. http://www.fcs.uga.edu/cfd/cdl/docs/vaccines_exemptions.pdf
  4. Increased Number of Pertussis (Whooping Cough) Cases Reported Statewid. http://www.health.ny.gov/press/releases/2012/2012-07-18_pertussis_cases.htm
Share on Facebook


*