Wednesday, June 28, 2017

Cetak Cetak

Memahami Demam

March 31, 2013 by windhi kresnawati · Leave a Comment 

Demam adalah kenaikan suhu tubuh akibat dari naiknya set point yang ditetapkan oleh hipotalamus. Hipotalamus adalah bagian dari otak yang berfungsi mengatur suhu. Jika terjadi infeksi atau peradangan, maka tubuh akan menghasilkan zat-zat tertentu yang merangsang hipotalamus untuk menaikan suhu. Tubuh akan menaikkan suhu dengan membatasi kehilangan panas sehingga pembuluh darah akan menyempit, dan tubuh akan menggigil.

Berikut adalah fase-fase demam:

-       Meningkatnya suhu

Pada fase ini, tubuh terasa kedinginan, menggigil, tangan dan kaki teraba dingin.

-       Fase stabilisasi

Saat ini suhu badan tinggi sesuai dengan set point, fase menggigil telah berlalu. Wajah anak tampak lebih merah.

-       Fase turunnya demam

Pada fase ini suhu akan turun sendiri, biasanya 2-3 hari atau lebih cepat.

Gejala apa yang muncul saat demam?

Gejala yang muncul saat anak demam tergantung dari usia anak. Anak yang lebih besar dapat memberitahu orang tua bahwa ia merasakan tidak enak badan bahkan dapat memberitahu bahwa dirinya demam. Anak yang lebih kecil dapat menjadi lebih rewel, lemas dan tidak bergairah. Denyut nadi anak akan meningkat saat demam sekitar 10x permenit untuk setiap kenaikan suhu 1oC. Tidak semua penyakit infeksi meningkatkan frekuensi denyut nadi, pada penyakit tifoid, demam akibat obat, gangguan saraf pusat, leptospira atau bruselosis saat demam terjadi, denyut jantung menjadi lebih lambat. Frekuensi napas anak juga akan meningkat saat demam yaitu sekitar 2,5 kali permenit untuk setiap kenaikan suhu 1oC.

Komplikasi demam

Komplikasi demam tersering adalah dehidrasi. Untuk setiap kenaikan suhu 1oC tubuh membutuhkan 10% cairan lebih banyak. Komplikasi lainnya adalah kejang demam, kejang demam sering terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun. Hiperpireksia (suhu di atas 41,8oC) pada bayi di bawah 1 bulan pernah dilaporkan menyebabkan perdarahan otak.

Penyebab demam

Demam tidak selalu sama dengan infeksi. Berbagai penyebab demam yaitu infeksi oleh mikroorganisme (virus, bakteri, jamur), penyakit kolagen, penyakit autoimun, keganasan, obat-obatan, tumbuh gigi, neutropenia dan masih banyak penyebab lainya. Lebih penting mengetahui penyebab demam dibandingkan dengan mengatasi demam itu sendiri. (WIN)

Share on Facebook

Comments are closed.