Wednesday, April 23, 2014

Cetak Cetak

Metronidazole (metronidazol)

January 16, 2010 by Anto Lucu · 9 Comments 

Metronidazole (metronidazol)

( Anmerob, Biatron, Corsagyl, Elyzol, Farizol, Farnat, Fladex, Flagyl, Flapozil, Fortagyl, Grafazol, heronid, Mebazid, Metrofusin, Metrolet, Novagyl, Promuba, Ragyl Forte, Tismazol, Trichodazol, Trinida, Trogiar, Trogyl, Yekatrizol-F)

Golongan Sediaan Penyakit/indikasi Alasan penggunaan
Golongan antibakterial lain Injeksi : 500 mg dalam vial 100 ml

Cairan oral : 200 mg/ 5 ml

Supositoria : 500 mg; 1 g

Tablet : 200- 500 mg

Infeksi anaerob Aktivitas tinggi terhadap bakteri anaerob

Metronidazole memiliki aktivitivas yang tinggi terhadap bakteri anaerob dan protozoa. Metronidazol melalui per rectal adalah alternatif efektif  terhadap rute intravena bila rute per oral tidak mungkin.

Indikasi:

Infeksi bakteri anaerob, termasuk radang gusi ( gingivitis) dan infeksi mulut lainnya, penyakit radang panggul –pelvic inflammatory disease ( dengan ceftriaxone dan doksisiklin), tetanus, septicemia, peritonitis, abses otak, pneumonia nekrotikans, colitis berhubungan antibiotik, ulkus kaki dan dekubitus dan profilaksis bedah; bacterial vaginosis ; infeksi kulit dan jaringan lunak, gigitan binatang (dengan doksisiklin); infeksi nematode jaringan; vaginitis trikomonas, amubiasis dan giardiasis; eradikasi Helicobacter pylori

Amubiasis invasif dan giardiasis

Kontraindikasi :

Ketergantungan alkohol kronik

Perhatian :

Efek seperti disulfiram pada penggunaan dengan alkohol; gangguan hati dan ensefalopati hepatikum; pemantauan klinis dan laboratorium pada pemberian lebih dari 10 hari

Kehamilan dan meyusui :

Kehamilan :

  • pabrik menyarankan penghindaran dosis tinggi

Menyusui :

  • jumlah yang signifikan di ASI; pabrik menyarankan untuk menghindari dosis tunggal yang besar

Interaksi :

Alkohol Reaksi menyerupai disulfiram saat metronidazol diberikan dengan alkohol
Antikoagulan Metronidazol meningkatkan efek antikoagulan koumarin
Antiepilepsi Metronidazole menghambat metabolism fenitoin (meningkatkan kadar dalam darah); metbolisme metronidazole ditingkatkan oleh primidone (mengurangi kadar dalam darah)
Barbiturate Metabolism metronidazole ditingkatkan oleh barbiturate (mengurangi kadar dalam darah)
Sitotoksik Metronidazole meningkatkan kadar busulfan dalam darah (meningkatkan risiko toksisitas); metronidazole menghambat metabolism fluorourasil (meningkatkan toksisitas); metronidazole mungkin menurunkan bioavailibilitas mycophenolate
Disulfiram Reaksi psikotik dilaporkan saat metronidazol diberikan bersamaan dengan disulfiram
Litium Metronidazole meningkatkan risiko toksisitas litium
Estrogen Mungkin menurunkan efek kontrasepsi estrogen
Obat untuk ulkus Metabolism metronidazole dihambat oleh cimetidine (meningkatkan kadar dalam darah)
Vaksin Antibakterial menginaktifkan vaksin tifoid oral

Dosis :

Infeksi anaerob ( umumnya diobati selama 7 hari), per oral, DEWASA dosis inisial 800 mg kemudian 400 mg tiap 8 jam atau 500 mg tiap 8 jam; ANAK 7,5 mg/kg tiap 8 jam

Infeksi anaerob, infuse intravena lebih dari 20 menit, DEWASA 500 mg tiap 8 jam; ANAK 7,5mg/kg tiap 8 jam

Infeksi anaerob, per rectal, DEWASA dan ANAK lebih dari 10 tahun 1 g tiap 8 jam selama 3 hari, kemudian 1 g tiap 12 jam; ANAK sampai usia 1 tahun, 125 mg tiap 8 jam untuk 3 hari, kemudian setiap 12 jam; 1-5 tahun 250 mg; 5-10 tahun 500 mg

Bacterial vaginosis, per oral, DEWASA 2 g dosis tunggal atau 400-500 mg 2x/hari untuk 5-7 hari

Penyakit radang panggul, per oral, DEWASA 400-500 mg 2x/hari untuk 14 hari

Ulkus kaki dan dekubitus, per oral, DEWASA 400 mg tiap 8 jam untuk 7 hari

Gingivitis ulseratif akut, per oral, 200-250 mg tiap 8 jam untuk 3 hari; ANAK 1-3 tahun, 50 mg tiap 8 jam untuk 3 hari; 3-7 tahun, 100 mg tiap 12 jam untuk 3 hari; 7-10 tahun, 100 mg tiap 8 jam untuk 3 hari

Infeksi mulut akut, per oral, DEWASA 200 mg tiap 8 jam untuk 3-7 hari; ANAK 1-3 tahun 50 mg tiap 8 jam untuk 3-7 hari; 3-7 tahun 100 mg tiap 12 jam; 7-10 tahun 100 mg tiap 8 jam

Kolitis berhubunga dengan antibiotik, per oral, 800 mg inisial kemudian 400 mg 3x/hari untuk 10 hari

Profilaksis bedah, per oral, DEWASA 400-500 mg 2 jam sebelum pembedahan; sampai 3 dosis lanjutan 400-500 mg dapat diberikan tiap 8 jam untuk prosedur berisiko tinggi; ANAK 7,5 mg/kg 2 jam sebelum operasi, samapi 3 dosis 7,5 mg/kg dapat diberikan tiap 8 jam untuk prosedur risiko tinggi

Profilaksis bedah, per rectal, DEWASA 1 g 2 jam sebelum pembedahan, samapi 3 dosis 1 g dapat diberikan tiap 8 jam untuk prosedur risiko tinggi; ANAK 5-10 tahun 500 mg 2 jam sebelum operasi; sampai 3 dosis lanjutan 500mg dapat diberikan tiap 8 jam untuk prosedur risiko tinggi

Profilaksis bedah dengan infuse intravena ( jika pemberian per rectal tidak tepat), DEWASA 500 mg saat induksi; samapi 3 dosis lanjutan 500 mg dapat diberikan tiap 8 jam untuk prosedur risiko tinggi; ANAK 7,5 mg/kg saat induksi; sampai 3 dosis 7,5 mg/kg dapat diberikan tiap 8 jam untuk prosedur risiko tinggi

Tablet harus diminum utuh dengan air, selama atau setelah makan, suspense paling baik diminum satu jam sebelum makan ( saat lambung kosong)

Amubiasis invasif, per oral, DEWASA dan ANAK 30 mg/kg sehari dalam 3 dosis terbagi untuk 8-10 hari

Amubiasis invasif (jika rute oral tidak mungkin), infuse intravena, DEWASA dan ANAK 30 mg/kg sehari dalam 3 dosis terbagi (sampai pasien bisa minum obat oral)

Giardiasis, per oral, DEWASA 2 g sekali sehari untuk 3 hari; ANAK 15 mg/kg sehari dalam dosis terbagi untuk 5-10 hari

Trikomoniasis urogenitalis, per oral, DEWASA 2 g dosis tunggal atau 400-500 mg 2x/hari untuk 7 hari; pasangan seksual sebaiknya diobati bersamaan

Catatan : pada amubiasis dan giardiasis, dosis pengobatan dan rekomendasi sebaiknya berdasarkan pengalaman setempat/lokal

Cara pelarutan dan pemberian :

Efek yang tidak diinginkan :

Mual, muntah, rasa tidak nyaman seperti metal, lidah berselaput dan gangguan saluran cerna; jarang : sakit kepala, pusing, ataksia, urin menjadi gelap, seperti mengantuk, eritema multiforme, pruritus, urtikaria, angioedema dan anafilaksis, gangguan fungsi hati, hepatitis, jaundis, trombositopenia, anemia aplastik, mialgia, artralgia, neuropati perifer, kejang epileptiformis, leucopenia, pada dosis tinggi atau lebih lama.

(YSK)

Sumber :

http://apps.who.int/emlib/Medicines.aspx?Language=EN

British National Formulary ed.57 March 2009

Share on Facebook

Comments

9 Responses to “Metronidazole (metronidazol)”
  1. desy says:

    lgsg aj ya..
    metronidazol bila digunakan untuk anti infeksi pasca bedah apakah sudah tepat?

  2. Yanti says:

    Dear Docs,

    Saya sedang hamil usia 4 bulan, karena keputihan dsog saya meresepkan gynoxa ovula yang kandungannya metronidazol 500mg.

    Diresepkan untuk 5X pakai, saya sudah pakai 3X, tapi kemudian ragu apakah keputihan yang saya alami termasuk infeksi bakteri.

    Yang ingin saya tanyakan :
    - bagaimana saya bisa memastikan bahwa keputihan yang saya alami benar akibat bakteri ?
    -apakah antibakteri itu sama dengan antibiotik? yang artinya kalau benar saya terkena infeksi bakteri, saya sudah melakukan kesalahan karena memberhentikan pemakaian.

    Mohon informasinya, Terima kasih.

  3. ida says:

    saya mengalamii keputihan selama 6 blanan , saya memakai metronidazol kmudian ,kputihan saya jd menggumpal 2 knap itu ya,
    mohon informasinya

  4. edwin says:

    hallo””’saya 4 bulan yang lalu mual2 dan demam tinggi..setelah diperiksa ke doktr dn di cek laboratorium ternyata menurut dr ada serangan virus di liver saya dan SGOT,SGPT saya naik!dan minggu kmaren saya berobat di kasih metro nidazol…apakah bahaya tidak buat liver saya…

  5. BUNDA says:

    Saya dulu kena keputihan, saya bawa ke dokter dan dokter menyarankan minum metrodinazole. setelah saya minum teratur, keputihan saya tidak ada lagi. hampir setahun tak ada gangguan keputihan tetapi beberapa hari ini saya keputihan lagi rasanya gatal sekali. sudah saya minum obatnya tapi reaksinya hanya 50% selanjutnya gatal kembali. so, what must I do now ?

  6. lisdar says:

    apakan mertonidazol infus bisa untuk org yg sirosis hepatis krn hepatitis B n’ jadi asites

  7. ummu fahmi says:

    saya seorang ibu yg lagi menyusui,saya mengalami keputihan sudah 3 bulan,trus 3 hari sebelum menstruasi saya suntik kb, lantas saya minum tablet trogyl yang kandungan metronidazol 500mg, sekitar 2 hari nya, bukan keputihan lg yg keluar,tp darah berupa tetesan yg agak berlendir.apakah ini penyebab minum tablet trogyl,bahaya ndak ini dok,trimakasih atas penjelasannya dok.

  8. sahat says:

    apakah metrodinazol bisa untuk bisul?

  9. dila anastasi says:

    dok,,, untuk ulkus DM mengapa metronidazole di kombinasikan dengan ceftriaxon?apa keuntungannya? knp harus ada dua antibiotik yang dipakai… terimakasih


*