MPASI-usia 9-12 bulan

Panduan Pemberian Makanan Bayi (3)

1/25/2007

9 –12 Bulan

LEBIH BANYAK VARIASI

Bayi Anda mulai mendekai masa batita. Ia sangat aktif dan cenderung sulit untuk berhenti bergerak. Semakin mendekati ulang tahun pertamanya, makanannya semakin bervariasi dan bertekstur kasar. Frekuensi makan juga bisa ditingkatkan menjadi 2-3 kali dengan 1-2 kali makanan selingan. Walaupun dia sudah mulai kehilangan minat pada payudara atau botol, lanjutkan pemberian ASI kapanpun bayi memintanya karena ASI tetap menjadi dasar utama dari kebutuhan nutrisinya selama masa pertumbuhan yang pesat ini.

Tetap perkenalkan jenis-jenis makanan baru untuk memperluas variasi makanan dan nutrisi yang dikonsumsinya.

Usia: 9 – 12 bulan

Perkembangan kemampuan makan:

• Sama seperti usia 6-8 bulan DITAMBAH

• Lebih mudah menelan makanan.

• Memiliki lebih banyak gigi.

• Mampu mengambil makanan dan obyek lainnya dengan jempol dan telunjuk/jari tengah

• Memasukkan apapun dalam mulutnya.

• Menggerakkan rahang dalam gerakan mengunyah.

• Mengeksplorasi lingkungan sekitarnya melalui rasa, bau, suara dan penglihatan.

• Mulai siap untuk disapih menggunakan botol atau cangkir.

Apa yang diberikan:

• ASI/ ASI perahan atau susu formula DITAMBAH

• Beras/sereal (jenis apa saja)

• SAYURAN: buncis, kcg kapri, kcg panjang, labu

• BUAH: nanas, kiwi, mangga, melon

• PROTEIN: dg sapi, dg ayam, ati, kuning telur.

• PRODUK SUSU OLAHAN: keju cheddar dan yogurt untuk bayi.

• Finger food: potongan buah, biskuit bayi.

• Jus buah yang tidak asam

Yang Belum Boleh Diberikan:

• IKAN & KERANG

• SUSU SAPI

Jenis:

·          3-4 bahan dasar (sajikan terpisah atau dicampur)

·          Tekstur kasar dan Finger Foods

·          Dimasak (kecuali alpukat dan pisang matang)

Frekuensy:

·          Makan utama: 2-3 kali per hari

·          Cemilan: 2 kali per hari

·          ASI sekehendak.

Porsi:

·          Yogurt 50 ml, keju ukuran 1 kartu domino.

·          ¼ – ½ cangkir beras/cereal

·          ¼ – ½ cangkir buah

·          ¼ – ½ cangkir sayuran

·          1/8 – ¼ cangkir sumber protein.

·          50 ml jus buah

Tips Pemberian Makanan:

Pada usia ini, bayi Anda menjadi petualang sejati – merangkak, merambat dan mungkin sudah mulai berjalan. Dalam hal pemberian makan, penting sekali untuk diketahui orang tua bahwa orang tua harus memberikan contoh pola makan yang sehat serta memberikan makanan yang sehat untuk memastikan anak mempunyai pola makan sehat sepanjang masa.

·    Perkenalkan makanan baru satu demi satu. Jadi untuk satu jenis makanan beri waktu 2-4 hari.

Misalnya hari Senin selain memberikan makanan yang sudah pernah diterimanya kita perkenalkan kuning telur, pemberian kuning telur ini dilanjutkan sampai dengan Kamis.

Kenapa hal ini harus dilakukan? Untuk mempermudah deteksi alergi satu bahan makanan.

Bayangkan kalau kita memberi bayi kita 2 jenis makanan baru sekaligus (kuning telur dan keju misalnya) dan ternyata bayi kita mengalami reaksi alergi (gatal-gatal, batuk, beringus, sesak napas, dll), kita akan sulit mengetahui apakah bayi kita alergi terhadap kuning telur atau keju?

·    Karena bayi sudah mulai mengunyah:

-    Tingkatkan tekstur makanan. Anda bisa menghaluskan makanan dengan garpu atau mencincangnya, sehingga bayi akan dirangsang untuk mengunyah.

·    Karena kemampuan bayi untuk memegang lebih berkembang:

-  Perkenalkan finger foods seperti sayuran kukus atau buah yang lembek yang dipotong-potong seukuran 1 suapan bayi (wortel, kentang, mangga, pepaya).

Page 1 of 2 | Next page