Tuesday, September 2, 2014

Cetak Cetak

Menyusui dengan puting datar atau masuk ke dalam

August 9, 2010 by windhi kresnawati · Leave a Comment 

Masalah potensial

Puting datar adalah puting yang tidak menonjol dari areola payudara dan tidak terangsang untuk menonjol saat dihisap. Kondisi ini kadang menyulitkan bayi untuk mnghisap dan menyusui.

Puting yang masuk ke dalam adalah puting yang tertarik ke dalam saat dirangsang. Tampilannya bisa datar atau sedikit tertarik ke dalam atau jelas-jelas menjorok ke dalam pada bagian tengahnya.

Coba periksa payudara anda dengan cara menekan lembut areola sekitar 1 inci di belakang puting susu dengan jempol dan telunjuk anda. Jika puting melesak masuk ke dalam, maka waspadalah.

Apakah dapat menyusui?

Pada sebagian besar kasus bisa. Perubahan pada payudara selama kehamilan dapat membuat puting susu anda menonjol dari biasanya. Akan tetapi, meskipun demikian bisa saja puting anda malah menjadi lebih tertarik ke dalam, kadangkala bahkan sampai menyebabkan sumbatan kelenjar susu. Cara yang paling mudah untuk mengetahui apakah anda bisa menyusui atau tidak adalah dengan mencoba menyusui saja.

Puting datar seharusnya tidak menemui masalah kecuali teknik perlekatannya kurang baik dan benar  atau payudara terlalu penuh dan membesar terisi susu.

Solusi

Selama kehamilan

Beberapa wanita menggunakan breastshields untuk mengkoreksi puting yang tertarik masuk ke dalam. Alat ini terdiri dari 2 bagian, bagian pertama berbentuk cincin, terbuat dari silicon lembut. Bagian tengahnya yang berlubang merupakan tempat menonjol keluarnya puting. Cincin tersebut diletakkan  pada areola, secara konstan cincin ini memberikan tekanan yang pada akhirnya akan menarik puting keluar. Bagian kedua berbentuk kubah yang sesuai pada bra anda untuk melindungi cincin tersebut.

Beberapa ahli menyarankan memijat puting supaya keluar. Dengan teknik Hoffman, kendurkan kulit dan regangkan puting dengan cara memposisikan jempol dan telunjuk anda pada arah yang saling berhadapan. Tekanlah kedua jari anda tersebut ke arah areola menuju puting sambil menarik puting keluar. Lakukan latihan ini 5 kali sehari, mulai pagi hari selama bulan terakhir kehamilan.

Hati-hati: stimulasi berlebihan terhadap puting susu dapat menyebabkan rahim kontraksi dan memiliki potensi bahaya pada kehamilan resiko tinggi. Lakukan terapi ini dengan konsultan laktasi anda.

Setelah persalinan

Jika setelah persalinan kondisinya tetap tidak membaik, konsultasikan masalah ini dengan konsultan laktasi anda. Mereka mungkin menyarankan:

ü  gunakan pompa ASI

ü  memakai breast shields selama 30 menit

ü  tempelkan es ke puting

ü  hindari puting artifisial yang dapat menyebabkan masalah bingung puting nantinya

Ingatlah bahwa prioritas utama anda adalah memberikan ASI yang cukup untuk bayi anda. Mungkin anda harus memompa ASI selama seminggu sampai puting benar-benar keluar. (YOGA)

Referensi: babycenter.com

Share on Facebook


*