Sunday, October 26, 2014

Cetak Cetak

Pendidikan Seks pada Anak Sekolah Dasar

May 9, 2011 by admin · 1 Comment 

Anak-anak sekolah dasar memerlukan informasi sesuai umur tentang seks dan reproduksi. Pemberian informasi ini bukan berarti pembicaraan besar yang dilakukan dalam satu waktu,  melainkan obrolan-obrolan kecil yang diulang-ulang.

Pubertas menimbulkan perubahan fisik dan emosional yang dramatis yang mungkin menakutkan bagi anak yang tidak siap. Obrolan Anda perlu mencakup topik-topik seperti tahapan perkembangan seksual, apa yang diharapkan selama pubertas, tanggung jawab dan hubungan seksual.
Memahami perkembangan seksual anak Anda
Sudah merupakan hal yang biasa mendengar para orang tua bertukar cerita tentang gigi pertama  dan langkah pertama anak dibanding tentang perkembangan seksual seorang anak. Hal ini dapat dimengerti mengingat hal tersebut sering dipandang sebagai aspek pribadi dari pertumbuhan dan perkembangan seseorang. Namun kurangnya pengetahuan umum tentang perkembangan seksual yang ‘normal’ dapat menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu tentang perhatian anak pada nudity, hal-hal “kasar” dan seks.

Memahami tahapan perkembangan seksual anak Anda akan berjalan pada usia yang berbeda dan apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu mereka beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang akan mereka alami merupakan hal yang penting.

Berbicara dengan anak tentang seks
Pendidikan seks untuk anak sekolah dasar paling sering diberikan dengan cara berbicara tentang bagian dan fungsi tubuh, bagaimana kita mengajari mereka untuk merawat tubuh, menghargai dan melindungi tubuh, dan ketika kita menyiapkan anak kita menghadapi pubertas. Memilih umur yang sesuai untuk menjawab pertanyaan seperti “Dari mana aku berasal?” atau “Apa itu seks?” lebih kepada seberapa nyaman keluarga membicarakan topik tersebut daripada menunggu kapan saat yang paling pas.

Banyak anak akan bertanya pada saat mereka masuk sekolah. Pada saat kelas 3 mereka akan menaruh minat dan mulai akan memformulasikan beberapa teori. Banyak anak juga akan menghubungkan antara reproduksi dan kenikmatan seksual, dan akan memasuki tahap spekulasi dan keingintahuan di lingkungan sekolah.

Membicarakan masalah ini menunjukkan kepada anak-anak bahwa mereka dapat berbicara dengan orang dewasa yang dipercaya. Keluarga memberikan dasar pada anak untuk merasa puas dengan tubuh dan fungsi tubuhnya dan untuk merasa percaya diri untuk bertanya dan mencari pertolongan.

Program sekolah penting untuk medukung proses ini. Mengembangkan program pendidikan seks yng baik menunjukkan bahwa masyarakat bertanggung jawab pada aspek pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika keluarga dan sekolah tidak mengambil alih masalah subyek tersebut, maka anak-anak akan beralih ke sumber informasi lain yang mungkin tidak terpercaya seperti teman, internet, atau media.
Perkembangan seksual yang normal pada anak sekolah dasar
Jangan merasa takut atau khawatir bila anak Anda menaruh minat pada masalah seksual atau menunjukkan perilaku seksual tertentu – hal tersebut sepenuhnya normal. Di tahun-tahun sekolah dasar, perilaku yang khas dapat mencakup:

  • Mereka menjadi malu bila tidak mengenakan busana di depan orang tua mereka.
  • Mereka mulai memilih teman yang berjenis kelamin sama.
  • Permainan dengan anak lain dapat meliputi permainan mencium dan pernikahan pura-pura.
  • Mungkin mendiskusikan masalah ini di antara mereka dengan berbagai tingkat keakuratan.
  • Permainan yang dimulai sejak tahun-tahun awal anak seperti ‘main dokter-dokteran’ mungkin berlanjut karena anak usia ini tertarik untuk mengetahui lebih banyak.

Anjuran umum
Anjuran dalam hal berbicara dengan anak praremaja tentang masalah seksual antara lain:

  • Jangan menunggu sampai anak Anda bertanya. Jika mereka tidak berkata apa-apa saat berusia 10 tahun, kemungkinan besar mereka bersikap begitu karena malu.
  • Beberapa anak mungkin mulai merasa malu pada usia 6 tahun dan mungkin menginginkan privasi di kamar mandi. Ini merupakan kesempatan yang baik untuk memastikan bahwa mereka dapat berkata ‘tidak’ pada orang yang menyentuh mereka dan tidak mereka inginkan.
  • Banyak orang tua mulai membicarakan pembuahan ketika anak mereka masih prasekolah. Tentu saja penting untuk mulai membicarakan hal tersebut saat anak berusia 8 atau 9 tahun. Jika anak Anda belum bertanya, Anda dapat mencoba dengan pertanyaan seperti “Pernah terpikir nggak bagaimana kamu dilahirkan?” Carilah kesempatan untuk memulai percakapan itu, misalnya Anda dapat menggunakan buku atau memberikan komentar tentang saudara yang sedang hamil.
  • Beberapa anak perempuan akan mulai mengalami pertumbuhan payudara pada usia 8 tahun. Pada usia 9 tahun, mulailah mengobrol dengan anak baik laki-laki maupun perempuan tentang ‘pertumbuhan’ dan perubahan pada tubuh.
  • Jangan berasumsi bahwa pembicaraan panjang yang telah Anda lakukan tidak dapat diteruskan. Anda perlu nantinya kembali lagi ke topik-topik yang sudah Anda bicarakan (sebenarnya ini cara terbaik untuk menciptakan komunikasi terbuka dengan anak).
  • Pastikan anak Anda mengetahui dengan siapa mereka dapat berbicara tentang hal-hal pribadi yang memalukan. Bicarakan dengan mereka siapa yang akan mereka ajak bicara jika mereka membutuhkan orang dewasa tetapi enggan berbicara dengan Anda.
  • Cari tahu pendidikan seks apa yang diberikan sekolah anak Anda dan dukung mereka dalam pemberian informasi yang sesuai umur.

Perubahan-perubahan dalam pubertas
Pubertas menimbulkan perubahan-perubahan fisik dan emosional yang dramatis yang mungkin menakutkan bagi anak yang tidak siap. Anak bisa merasa lebih yakin ketika ada anggota keluarga yang mulai memperhatikan perubahan pada dirinya. Bicarakan tentang apa yang Anda rasakan saat seusianya dan bagaimana Anda mengatasi situasi sulit seperti haid atau mimpi basah.

Saran:

  • Mulai bicarakan tentang isu seputar pubertas pada usia 9 tahun.
  • Jika Anda tidak yakin atau tidak tahu jelas perubahan-perubahan saat pubertas, cari tahu.
  • Gunakan  materi pendidikan seks yang sesuai umur seperti buku untuk membantu menjelaskan pada anak Anda tentang perubahan-perubahan yang akan mereka alami.
  • Anak perempuan dapat mulai mengalami haid pada usia 8 tahun. Pastikan mereka tahu apa yang akan dihadapi. Tunjukkan seperti apa tampon dan pembalut dan ketika sudah mendekati waktunya bekali mereka dengan bungkusan pembalut dalam tas sekolah.
  • Anak laki-laki perlu tahu tentang ereksi yang tidak diinginkan dan mimpi basah sebelum hal itu terjadi sehingga kejadian ini tidak membuat mereka khawatir.
  • Informasikan kepada anak perempuan tentang perubahan pubertas pada laki-laki dan sebaliknya anak laki-laki tentang perubahan pubertas pada perempuan.

Biologi seks dan reproduksi
Saran:

  • Bersikaplah jujur. Jika anak Anda bertanya “Mengapa laki-laki dan perempuan melakukan hubungan seksual?” jangan hanya menjawab “Untuk membuat anak”. Jelaskan bahwa kesakralan hubungan seks yang harus dijaga.
  • Jika mereka bertanya tentang hubungan sesama jenis, katakan bahwa beberapa orang berhubungan sesama jenis.
  • Gunakan materi yang sesuai umur seperti buju untuk membantu menjelaskan masalah seks dan reproduksi.
  • The Hormone Factory merupakan sebuah website yang ditujukan pada anak usia 10-12 tahun yang menjelaskan tentang pubertas, hubungan seksual dan masalah seksual dengan jelas dan ringan. Anda dapat membaca-baca website ini bersama-sama, memperjelas pertanyaan-pertanyaan anak Anda.

Keamanan dan kesejahteraan pribadi untuk anak
Anak-anak perlu belajar ketrampilan dan pengetahuan penting untuk membantu melindungi keamanan dan kesejahteraan pribadi mereka. Anda dapat membantu dengan cara:

  • Ajarkan anak nama-nama bagian tubuh yang sifatnya seksual dan fungsi tubuh – ini membantu mereka berkomunikasi dengan lebih jelas dan bermanfaat untuk keamanan dan kesejahteraan mereka.
  • Bantu mereka mempelajari ketrampilan tentang keamanan diri secara online – website ThinkUKnow mempunyai program tentang keamanan yang memberikan saran-saran untuk orang tua.
  • Pertahankan lingkungan keluarga dimana anak Anda merasa aman membicarakan perasaan dan masalah-masalah mereka.
  • Dorong anak Anda untuk mengetahui bahwa mereka dapat menentukan siapa yang boleh menyentuh mereka.
  • Bantu mereka mengenal jaringan dukungan termasuk guru, yang dapat mereka datangi
  • Kenalkan anak Anda tentang sentuhan yang sifatnya rahasia – ini merupakan cara yang paling efektif dan mudah dimengerti anak-anak dengan menggunakan bahasa seperti “tidak benar bila orang dewasa atau orang yang lebih tua menyentuh bagian pribadi kamu tanpa alasan dan memintamu merahasiakannya”

Perasaan dan hubungan
Saran:

  • Pikirkan tentang standar seksual sesuai moral, etik, dan keagamaan Anda sehingga Anda dapat menjelaskan dengan lebih baik pandangan Anda kepada anak. Mendiskusikan hal ini terlebih dahulu dengan pasangan Anda mungkin bisa membantu.
  • Jika Anda memiliki pandangan yang teguh tentang masalah seksual, sekarang adalah waktunya mulai membicarakan hal tersebut dengan anak Anda. Siapkan diri akan kemungkinan anak Anda setuju dengan Anda sekarang tetapi seiring waktu mungkin bisa menerima atau menolak cara pandang Anda.
  • Tekankan bahwa hubungan adalah tentang menghargai diri sendiri dan orang lain dan mempertimbangkan perasaan pasangan.
  • Diskusikan seks dalam konteks luas, sebagai bagian penting kehidupan orang dewasa yang mencakup hubungan jangka panjang dan keluarga.

Apa yang harus dilakukan jika Anda merasa tidak nyaman
Anda mungkin merasa tidak masalah mendiskusikan seks dengan anak Anda di masa prasekolah, tetapi seiring bertambahnya usia anak dibutuhkan detil lebih lanjut akan hal tersebut dan Anda merasa malu untuk membicarakan hal tersebut. Mungkin Anda menunggu terlalu lama datangnya “waktu yang tepat” sehingga Anda sama sekali belum membicarakan dengan anak tentang seks.

Saran:

  • Gunakan materi yang dapat membantu Anda memulai pembicaraan – cari materi yang sesuai umur seperti buku atau video dan baca/tonton bersama anak Anda.
  • Bersikap jujur jika Anda merasa malu – jika Anda tidak dapat menghadapi pembicaraan mengenai seks, sediakan materinya dan biarkan anak mempelajarinya sendiri. Jika anak Anda bertanya, cobalah menjawab sebisa Anda. Jika anda terlalu malu, jelaskan hal ini pada anak Anda.
  • Gunakan internet – buka website seperti The Hormone Factory.  Anda dapat membaca-baca website tersebut bersama, menerangkan apa yang anak Anda tanyakan.
  • Tanya orang lain – Anda dapat bertanya pada kerabat atau teman yang Anda percaya untuk berbicara dengan anak Anda di rumah.
  • Jelaskan sikap Anda – ingatlah bahwa anak Anda tidak akan mengetahui moral, nilai-nilai atau keyakinan yang anda miliki kecuali Anda memberitahu mereka.

Hal-hal yang perlu diingat

  • Jika Anda tidak dapat didekati, anak Anda akan mencari sumber informasi lain yang mungkin tidak dapat dipercaya, seperti teman-temannya.
  • Cari tahu pendidikan seks apa yang diberikan oleh sekolah anak Anda dan dukung mereka dalam memberikan informasi yang sesuai umur.
  • Baca buku-buku tentang seks yang sesuai umur dengan anak Anda.

Catatan redaksi:

Perlu diingat bahwa artike ini bersumber dari negara yang memiliki kultur dan nilai yang mungkin tidak sama dengan Indonesia dan adat/agama/keyakinan /nilai yang Anda miliki.

Share on Facebook

Comments

One Response to “Pendidikan Seks pada Anak Sekolah Dasar”
  1. eliz says:

    good article….


*