Saturday, September 20, 2014

Cetak Cetak

Bayi Baru Lahir-Ikterus (Jaundice)

January 16, 2010 by Anto Lucu · Leave a Comment 

Ikterus (Jaundice) Pada Bayi Baru Lahir yang Sehat

Jaundice atau Ikterus adalah kondisi yang sering terjadi pada bayi baru lahir, kuning pada kulit dan bagian putih bola mata (sclera) karena kadar bilirubin yang berlebih dalam darah. Bilirubin adalah hasil dari penghancuran normal sel darah merah.

Pada keadaan normal, bilirubin disalurkan dan diolah di hati kemudian dikeluarkan sebagai empedu melalui usus. Ikterus muncul saat kadar bilirubin melebihi kemampuan hati bayi baru lahir untuk mengolah dan mengeluarkan dari tubuh. Hal ini dapat disebabkan oleh :

  • Bayi baru lahir menghasilkan bilirubin lebih banyak dari orang dewasa karena sel darah merah bayi baru lahir usianya lebih pendek sehingga dihancurkan lebih cepat
  • Kondisi hati bayi baru lahir belum cukup matang untuk mengolah dan mengeluarkan bilirubin dari darah secara maksimal
  • Kadar bilirubin yang diserap kembali dari usus cukup besar sebelum bayi dapat mengeluarkannya dalam tinja

Kadar bilirubin (diatas 25 mg) dapat menyebabkan ketulian, cerebral palsy, atau kerusakan otak. Pada beberapa kasus lain, ikterus dapat disebabkan gangguan kelenjar tiroid. Ikatan Dokter Anak Amerika menyarankan bayi untuk diperiksa ada atau tidak ikterus dalam beberapa hari setelah kelahiran.

Tipe ikterus

Tipe ikterus yang umum terjadi :

  • Ikterus fisiologis : paling umum terjadi, ikterus ringan karena fungsi hati yang belum matang pada bayi baru lahir yang menyebabkan proses pengeluaran bilirubin berjalan lambat. Umumnya muncul pada usia 2-4 hari dan menghilang pada usia 1-2 minggu
  • Ikterus prematuritas : umumnya muncul pada bayi prematur karena bayi prematur belum bisa mengeluarkan bilirubin secara efektif. Ikterus pada bayi prematur ditatalaksana pada batas kadar bilirubin yang lebih rendah daripada batas kadar pengobatan bilirubin pada bayi cukup bulan
  • Breastfeeding jaundice: ikterus yang muncul saat bayi ASI tidak mendapat cukup ASI karena kesulitan dalam menyusui atau ASI ibu belum keluar. Ini tidak disebabkan oleh ASI tetapi karena bayi belum mendapat ASI yang cukup
  • Breastmilk jaundice: pada 1-2% bayi ASI ikterus dapat disebabkan karena bahan yang dihasilkan dalam ASI yang menyebabkan kadar bilirubin meningkat. Bahan ini dapat mencegah pengeluaran bilirubin melalui usus. Umumnya mulai usia 3-5 hari dan perlahan-lahan menghilang dalam 3-12 minggu
  • Ketidakcocokan golongan darah (inkompatibilitas Rhesus atau ABO) : jika golongan darah bayi berbeda dari ibu maka ibu dapat menghasilkan antibodi yang dapat menghancurkan sel darah merah bayi. Penghancuran sel darah merah yang berlebihan dapat meningkatkan kadar bilirubin dalam darah. Ikterus karena ketidakcocokan golongan darah dapat terjadi sejak hari pertama (<24jam). Ketidakcocokan rhesus menyebabkan bentuk paling berat dari ikterus, saat ini dapat dicegah dengan pemberian immunoglobulin rhesus pada ibu dalam 72 jam setelah persalinan untuk mencegah pembentukan antibodi yang dapat membahayakan bayi yang dikandung berikutnya

Gejala dan diagnosis

Ikterus umumnya muncul sekitar usia 2-3 hari. Ikterus dimulai dari kepala dan berjalan ke bawah. Bayi ikterus akan tampak kuning pertama pada wajah, kemudian pada dada dan perut kemudian kaki dan bisa mewarnai bagian putih bola mata.

Bayi saat ini keluar dari rumah sakit dalam 1-2 hari setelah kelahiran, karena itu baik sekali bila bayi dilihat dokter dalam 1-2 hari setelah keluar rumah sakit untuk melihat ada atau tidaknya ikterus. Orang tua juga selalu memperhatikan bayi mereka untuk mendeteksi ada tidaknya ikterus.

Jika Anda menemukan kulit atau mata bayi Anda kuning maka Anda sebaiknya menghubungi dokter anak Anda.

Dokter akan memeriksa darah anak Anda untuk memeriksa kadar bilirubin. Beratnya ikterus tergantung pada kadar bilirubin dan usia anak Anda dan ada tidaknya gangguan kesehatan lainnya.

Kapan menghubungi dokter

Hubungi dokter Anda segera jika :

  • Kuning pada 24 jam pertama
  • Kuning menyebar atau menjadi lebih berat
  • Bayi Anda menjadi demam
  • Jika anak Anda terlihat sakit

Hubungi dokter Anda jika bayi Anda tidak menyusu dengan baik atau Anda merasa bayi Anda tidur terus menerus.

Pengobatan

Pada ikterus ringan sampai sedang, dalam 1-2 minggu bayi dapat mengeluarkan bilirubin dengan sendirinya. Pada kadar bilirubin yang tinggi dapat dilakukan fototerapi-pengobatan dengan sinar khusus yang membantu pengeluaran bilirubin dengan memecah bilirubin sehingga lebih mudah dimetabolisme oleh hati bayi.

Pemberian ASI/nutrisi lebih sering untuk membantu bayi mengeluarkan bilirubin melalui tinja. Pada kasus sangat berat transfusi tukar merupakan suatu pertimbangan.

(YSK)

Sumber : Jaundice in Healthy Newborns

http://www.uofmchildrenshospital.org/kidshealth/article.aspx?artid=21690

Share on Facebook


*