Wednesday, November 26, 2014

Cetak Cetak

Vaksin BCG

June 23, 2010 by windhi kresnawati · 1 Comment 

1. Mengapa perlu dilakukan vaksinasi?

BCG (Bacille Calmette-Guerin) adalah vaksin hidup yang dibuat untuk menimbulkan kekebalan terhadap kuman Mycobacterium Tuberculosis. Kuman tersebut menimbulkan penyakit Tuberculosis yang dikenal sebagai TBC. TBC paling sering mengenai paru-paru tapi dapat juga mengenai organ lainnya seperti selaput otak, tulang, kelenjar, selaput perut, dll. Pada survey 1992, TBC adalah penyebab kematian no.2 di Indonesia setelah penyakit kardiovaskular. WHO memperkirakan di Indoensia setiap tahunnya 175.000 kematian akibat TBC dan 450.000 kasus baru pertahun.

Vaksinasi BCG tidak mencegah infeksi Tuberculosis namun mengurangi risiko tuberculosis berat seperti meningitis tuberkulosa dan tuberculosis milier.

2. Siapa yang harus mendapatkan vaksinansi BCG dan kapan?

Vaksin BCG adalah program imunisasi Nasionlal di Indonesia, BCG diberikan pada umur kurang dari 2 bulan. Vaksin ulangan tidak dianjurkan. Bayi yang berusia di atas 3 bulan sebaiknya dilakukan uji tuberculin dahulu sebelum dilakukan imunisasi BCG.

3. Kapan vaksin BCG tidak boleh diberikan?

  • Tidak berikan pada pasien dengan daya tahan tubuh yang rendah seperti pasien leukemia, dalam pengobaatan steroid jangka  panjang, atau pada infeksi HIV.
  • Reaksi uji tuberculin >5 mm
  • Anak menderita gizi buruk
  • Sedang menderita demam tinggi
  • Menderita infeksi kulit yang luas
  • Pernah sakit tuberculosis
  • kehamilan

4. Apakah resiko dari pemberian vaksin BCG ?

Seperti sediaan obat lainnya, vaksin BCG berisiko menimbulkan efek samping baik ringan maupun berat, namun risiko ini sangat kecil dibandingkan dengan jika menderita Tuberkulosis berat.

Penyuntikan vaksin BCG akan menimbulkan bisul pada 3 minggu setelah penyuntikan dan kemudian pecah, sembuh dalam waktu 2-3 bulan dan meninggalkan jaringan parut bulat sekitar 4-8 mm. Kejadian ini tidak perlu pengobatan khusus, jika bisul pecah dan berair, orang tua dapat mengompresnya dengan cairan antiseptic bila cairan bertambah banyak, dan luka bertambah besar, konsultasikan ke dokter.

Hubungi dokter jika:

-          Terdapat pembengkakan kelenjar getah bening menimbulkan luka dan mengeluarkan cairan.

-          Ruam disertai benjolan (eritema nodosum)

-          Bercak-bercak merah kecoklatan di wajah disertai benjolan di bawah kulit (lupus vulgaris)

-          Kesulitan bergerak, nyeri tulang (osteomielitis)

-          Hubungi dokter anda jika ada keluhan yang berat seperti demam tinggi dan gangguan perilaku atau tanda reaksi berat seperti  sesak nafas, mengi, urtikaria, pusing sampai pingsan. (WK)

Sumber : Pedoman Imunisasi di Indonesia

Share on Facebook

Comments

One Response to “Vaksin BCG”
  1. Meta says:

    Saya ibu rumah tangga dengan anak berumur 2 bulan kurang 7 hari. Saya mau bertanya, apakah bila anak saya ada sedikit batuk dan pilek (tapi badan tidak panas) apakah bisa diberikan suntikan BCG? terimakasih


CAPTCHA Image
*